Deretan Perkembangan Pasca PDNS Diretas
Jakarta – Pusat Fakta Nasional Sementara (PDNS) berangsur-angsur pulih setelahnya lumpuh pada Kamis, 20 Juni 2024 serta beberapa hari setelahnya. PDN itu sempat goyang oleh sebab itu serangan siber terdiri dari virus ransomware dari LockBit 3.0, yang menyebabkan banyak platform lembaga pemerintahan tiada dapat diakses.
Hal ini berdampak pada 210 instansi pusat maupun area di Indonesia. Berikut perkembanganya.
Menkominfo: Pelaku Peretasan Teridentifikasi Non-State Actor
Menteri Komunikasi juga Informatika Budi Arie Setiadi mengemukakan tindakan hukum peretasan PDN pada Indonesia berbeda dengan situasi yang pernah dialami oleh Arab Saudi kemudian Iran beberapa waktu lalu. otoritas mengidentifikasi pelaku atau hacker terhadap PDN sebagai non-state actor.
Budi Arie menyampaikan ini pada wawancara khusus dengan Majalah Tempo edisi 1 Juli 2024. Menkominfo mengatakan, peretasan PDN di dalam Tanah Air bukanlah negara berperang melawan negara.
“Ciri-ciri yang mana kami identifikasi di serangan ransomware ini mengarah pada non-state actor,” kata Budi Arie, Selasa pada 26 Juni 2024. Namun demikian, Ketua Umum kelompok volunteer Projo ini bukan menyebutkan secara spesifik siapa pelaku peretasan tersebut.
“(Pelakunya) dapat dari luar negeri bisa jadi dari pada negeri. Semua konspirasi dan juga teori dapat keluar,” kata Budi Arie.
Kemendikbud Minta Kampus Undur Tenggat Pembayaran Uang Pendaftar KIP Kuliah Imbas Peretasan PDN
Kementerian Pendidikan menginstruksikan perguruan tinggi memundurkan tenggat waktu pembayaran uang kuliah bagi pendaftar Kartu Tanah Air Pandai Kuliah (KIP Kuliah) yang diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) kemudian Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Hal ini sebagai dampak peretasan PDN Sementara 2.
Website Kemendikbudristek berubah jadi salah satu dari daftar 210 intansi yang mana mengalami peretasan, selain Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Koordinator Maritim dan juga Investasi, Kementerian Pekerjaan Umum kemudian Perumahan Rakyat (PUPR).
Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek Suharti di Surat Pemberitahuan Kesulitan PDN yang terbit pada 28 Juni 2024 mengungkapkan serangan ransomware pada PDN menciptakan sistem KIP Kuliah belum sanggup diakses. Pemulihan sistem menggunakan cadangan data penerima serta pendaftar KIP Kuliah pada pusat data Kemendikbudristekdikti. KIP Kuliah akan kembali beroperasi paling lambat 29 Juli 2024.
Kemendikbudrisrek juga mengajukan permohonan Perguruan lebih tinggi menyesuaikan lini masa penerimaan pelajar baru melalui jalur mandiri untuk memberikan kesempatan terhadap pendaftar KIP Kuliah.
Saat ini telah 853.393 pemukim yang digunakan telah melakukan pendaftaran KIP Kuliah 2024. Selama masa pemulihan, pendaftar KIP harus menunggah atau upload ulang dokumen dan juga reclaim akun mulai 19 Juli hingga 30 Agustus 2024.
Terganggunya KIP Kuliah juga berdampak untuk data 16.316 pelajar penerima KIP Kuliah ongoing. Selama rute pemulihan, pengajuan juga pencairan untuk siswa penerima KIP Kuliah ongoing dilaksanakan secara manual. Kampus pengelola KIP Kuliah diminta melakukan identifikasi serta verifikasi pada peserta didik penerima KIP Kuliah ongoing yang mana belum menerima KIP Kuliah pada semester genap 2023/2034.
Suharti memastikan, semua serangkaian pencairan KIP Kuliah untuk peserta didik penerima KIP Kuliah ongoing semester genap 2023/2024 akan selesai sesuai jadwal lalu tanpa keterlambatan pada bulan Agustus 2024.
Sandiaga Uno Khawatir Peretasan PDNS Sebabkan Kontraksi Wisata Domestik
Menteri Peluang Usaha Pariwisata Sandiaga Uno menjamin tidaklah ada dampak dari peretasan Pusat Informasi Nasional (PDN) Sementara terhadap wisatawan mancanegara. Namun pemerintah mewaspadai akibat dari peretasan itu terhadap perputaran pariwisata domestik.
Sandiaga menjelaskan sistem Kementerian Peluang Usaha Pariwisata serta Kondisi Keuangan Kreatif akan selalu ‘on’ untuk pelayanan publik. Politikus Partai Persatuan Pembangunan ini menyatakan beliau harus melakukan konfirmasi peretasan PDN ini tidaklah mengganggu di jangka menengah, khususnya pada wisatawan mancanegara.
“Kalau ke wisata di negara lain tidak ada ada kekhawatiran, tetapi ke wisatawan nusantara, sebab merekan dengan nilai tukar tiket mahal akan berubah jadi kontraksi terhadap destinasi utama,” kata Sandiaga, pada Istana Kepresidenan Jakarta, pada Senin, 1 Juli 2024. Tiga pintu utama yang dimaksud Sandiaga adalah Jakarta, Bali, Kepulauan Riau.
Dalam kesempatan yang dimaksud mirip Sandiaga menjelaskan, per hari ini kunjungan wisatawan dari tiga pintu utama masih bertumbuh dengan baik. “Saya cek Bali masih ke bilangan bulat 20.000 itu merupakan bilangan bulat bertumbuh dalam melawan 30 persen dibandingkan tahun lalu.”
Pemerintah Wajibkan Kementerian Cadangkan Fakta usai Serangan Ransomware terhadap PDNS
Menteri Koordinator Lingkup Politik, Hukum, kemudian Keselamatan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto menyatakan pemerintah mewajibkan kementerian serta lembaga mempunyai data cadangan sebagai langkah aktivitas lanjut usai PDNS 2 diserang ransomware.
“Setiap tenant atau kementerian juga harus miliki back-up. Hal ini mandatory, tidak ada opsional lagi,” kata Hadi ketika mengadakan konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, DKI Jakarta Pusat, Senin, 1 Juli 2024.
Hadi menyampaikan pengaplikasian cadangan data itu akan menghasilkan instansi pemerintah masih miliki data walaupun ada gangguan terhadap PDNS. “Ada DRC (Disaster Recovery Center-red) atau hot site yang ada dalam Batam kemudian bisa saja auto-gate interaktive service,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hadi juga mengumumkan bahwa langkah ini dapat menyokong data center memiliki back up berlapis-lapis. Dia juga menerangkan bahwa data yang digunakan tersimpan juga akan disimpan di cloud cadangan yang digunakan diberlakukan secara zonasi.
“Data-data sifatnya umum, kemudian data yang mana memang sebenarnya seperti statistik serta sebagainya, akan disimpan pada cloud sehingga tidaklah wajib dalam PDN,” tuturnya.
Hadi mengumumkan Kemenko Polhukam akan menggandeng Badan Siber juga Sandi Negara (BSSN) di upaya meningkatkan keamanan siber usai serangan ransomware terhadap PDSN 2.
“BSSN akan terus meningkatkan keamanan siber dengan cara menyambungkan ke komando kendali BSSN yang digunakan ada pada Ragunan,” ucapnya.
Hadi memiliki target permasalahan data ini dapat diselesaikan pada Juli sesuai permintaan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. “Sehingga tak muncul permasalahan yang digunakan serupa seperti yang digunakan muncul di bulan ini,” kata Hadi.
Peretas Klaim Bakal Beri Kunci Utama untuk Buka Enkripsi PDN
Akun perusahaan intelijen siber @stealthmole_int pada X mengunggah ulang postingan yang digunakan tampak seperti forum dark web. Hacker mengumumkan bahwa kunci untuk membuka akses enkripsi PDNS 2 ini akan diberikan pada Rabu, 3 Juli 2024.
Brain Chiper, di pesannya mengatakan akan merilis kunci enkripsi (PDNS 2) untuk pemerintah Nusantara secara gratis. “Kami harap serangan kami menghasilkan pemerintah sadar bahwa dia diperlukan meningkatkan keamanan siber mereka, khususnya merekrut SDM keamanan siber yang mana kompeten,” katanya.
“Serangan kami tiada melibatkan isu politik, dan juga murni merupakan ransomware yang tersebut mengajukan permohonan tebusan seperti biasanya,” tulis Brain Chiper.
Hacker mengklaim secara cuma-cuma memberikan kunci gratis untuk membuka data PDNS yang digunakan tak bisa jadi diakses. Jika tidak ada berkenan menyampaikan terima kasih, peretas bilang pemerintah mampu menyampaikannya secara privat. Peretas tak lagi menuntut tebusan US$ 8 jt dollar seperti sebelumnya.
HATTA MUARABAGJA | DANIEL A. FAJRI | SAVERO ARISTIA WIENANTO I HENDRIK YAPUTRA
Pilihan editor:
Artikel ini disadur dari Deretan Perkembangan Pasca PDNS Diretas