Reaksi Muhammadiyah juga MUI Ihwal Pemberantasan Judi Online
Jakarta – Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Anwar Abbas menyokong langkah pemerintah memberantas judi online sebab dianggap sudah pernah memakan korban anak-anak penerus bangsa.
“Judi online harus diberantas akibat banyak pada antara anak remaja yang mana seharusnya menjadi harapan bangsa justru terdampar di tindakan melanggar hukum tersebut,” kata Anwar ke Jakarta, Rabu, 3 Juli 2024.
Anwar menyebutkan judi daring di dalam kalangan anak-anak serta remaja sangat berbahaya oleh sebab itu dapat mengakibatkan dia terjerumus di tindakan kriminal. Mereka yang tersebut terlibat judi online kerap pula masuk ke di pusaran jasa pinjaman online. Hal itu memproduksi masyarakat semakin “tercekik” dikarenakan harus berurusan dengan keduanya.
Dia mengapresiasi upaya pemerintah seperti memblokir web judi online, membentuk Satgas Judi Online, hingga mendeteksi aliran dana dari account yang digunakan dipakai untuk judi daring.
Anwar berharap langkah yang dimaksud tiada hanya saja “panas” sesaat tetapi juga terus direalisasikan demi membebaskan rakyat dari jeratan judi online lalu pinjaman online atau pinjol.
MUI Ajak Publik Dukung Polri Berantas Judi Online
Adapun Ketua Majelis Ulama Indonesi (MUI) Marsudi Syuhud mengundang komunitas mengupayakan Polri memberantas judi online maupun pinjaman online (pinjol) ilegal. Marsudi juga menghadirkan seluruh pihak membantu Polri memberantas korupsi maupun segala macam penyakit masyarakat.
“Kita doakan, kemudian kita menyokong sekuat-kuatnya, dan juga kita yakin insyaallah polisi mampu akibat kita tahu polisi hari-hari ini semakin profesional, semakin pandai, semakin pintar-pintar, kemudian semakin bertakwa untuk Allah SWT,” katanya pada waktu hadir di Doa Bersama Lintas Agama pada rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78 dalam Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 28 Juni 2024.
Dia meyakini Polri ke masa kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dapat menyelamatkan bangsa Negara Indonesia dari beragam macam penyakit masyarakat.
“Memberantas penyakit komunitas yang merupakan bagian dari tugas Kepolisian Republik Nusantara hari-hari ini begitu amat pentingnya akibat bagaimanapun ekonomi dibangun, bagaimanapun kebugaran dibangun, bagaimanapun segala aspek-aspek hidup dibangun, kalau penyakit rakyat itu tiada dihilangkan, maka cita-cita kemakmuran lalu kesejahteraan itu hanyalah impian-impian pada siang hari,” kata dia.
Dia menyebutkan memberantas penyakit penduduk merupakan salah satu cara yang dimaksud dapat memproduksi Tanah Air berubah menjadi negara maju, modern, makmur, sejahtera, serta sejajar dengan bangsa-bangsa lain ke dunia.
“Ada kesempatan itu, ada prospek itu, kemudian ada kemungkinan itu, tetapi ada juga tantangannya,” ujarnya.
Pilihan editor: Ketua DPR Minta pemerintahan Lakukan Evaluasi pasca PDNS Diretas
Artikel ini disadur dari Tanggapan Muhammadiyah dan MUI Ihwal Pemberantasan Judi Online