Ada Penanam Modal Cina dalam Balik Roti Aoka juga Okko yang Diduga Mengandung Bahan Pengawet Sangat Merugikan
Jakarta – Akhir-akhir ini produsen makanan kemasan, roti Aoka serta Okko bermetamorfosis menjadi sorotan usai dikabarkan menggunakan substansi pengawet kosmetik berbahaya, zat sodium dehydroacetate, pada pembuatannya. Zat yang disebutkan diduga dipakai agar barang roti tahan lama, hingga berbulan-bulan, juga tidaklah berjamur meskipun telah lama kedaluwarsa. Lantas, siapa pemilik roti Aoka kemudian Okko?
Pemilik Roti Aoka dan juga Okko
Berdasarkan laporan Majalah Tempo berjudul “Profil Produsen Roti Okko kemudian Aoka, Ada Nama Pihak yang Berinvestasi Cina,” disebutkan bahwa kedua produsen roti yang dimaksud berasal dari dua perusahaan yang mana berbeda kemudian tidak ada berhubungan satu serupa lain.
Berdasarkan akta perusahaan yang tersebut dilihat Tempo, Aoka diproduksi oleh Negara Indonesia Bakery Family yang digunakan berstatus perusahaan penyertaan modal asing. Sedangkan Okko diproduksi oleh Abadi Rasa Food selaku perusahaan swasta nasional.
Jajaran pengurus Indonesi Bakery Family pun didominasi warga negara asing. Sebagai contoh, jabatan Direktur Utama Indonesia Bakery Family dipegang seseorang berinisial GX, warga negara Cina. Head of Legal Negara Indonesia Bakery Family, Kemas Ahmad Yani membenarkan informasi bahwa perusahaannya berdiri pada 2017 dengan status penyertaan modal asing.
Serupa dengan Nusantara Bakery Family, mayoritas saham Abadi Rasa Food dipegang oleh sesorang berinisial WQ, manusia kelahiran Fujian, Cina, yang dimaksud juga menjabat direktur dalam perusahaan itu.
Pengelola pabrik Okko, Jimmy, mengklaim semata-mata mengambil keuntungan tipis untuk dapat menetapkan nilai tukar murah. Namun ia menyatakan item perusahaannya mampu miliki ketahanan hingga 90 hari lantaran proses produksinya yang higienis dan juga berstandar internasional.
Pabrik Okko, kata Jimmy, dijaga agar kondisinya sangat bersih dan juga tanpa bakteri. Pengemasan rotinya pun diwujudkan otomatis dengan mesin. Jimmy juga mengklaim kemasan roti Okko berasal dari perusahaan berstandar ISO. Menurut dia, urusan kemasan harus diperhatikan agar roti tak habis ditumbuhi jamur. Selain itu, kemasan roti Okko harus tahan tekanan hingga 80 kilogram.
Baca Selengkapnya: “Profil Produsen Roti Okko dan juga Aoka, Ada Nama Penanam Modal Cina,”
RADEN PUTRI | MAJALAH TEMPO
Artikel ini disadur dari Ada Investor Cina di Balik Roti Aoka dan Okko yang Diduga Mengandung Bahan Pengawet Berbahaya