Heboh Mike Tyson vs Imane Khelif, Benarkah?
Mike Tyson merasa terganggu dengan kehebohan yang terjadi di dalam media sosial X (dulunya Twitter) ketika ada salah satu pemilik akun Rob/1865 (@Rob1865_) membagikan kabar bahwa legenda tinju kelas berat itu bersedia menantang Imane Khelif .
Khelif merupakan petinju wanita yang digunakan sempat menghebohkan dunia ketika ia tampil di area Olimpiade Paris 2024. Kehebohan itu muncul setelahnya ia mengalahkan Angela Carini di waktu 46 detik.
Carini dari Italia memutuskan mundur lantaran takut mengalami cedera serius usai hidungnya terkena pukulan telak dari lawannya tersebut. Tak berselang lama, nama Khelif dengan segera menjadi pembahasan di dalam dunia.
Pertanyaan mengenai jenis kelamin Khelif sempat menjadi isu yang digunakan mengundang atensi publik. Namun Komite Olimpiade Internasional (IOC) menekankan bahwa identitas gender Khelif bukanlah kesulitan transgender.
Terlepas dari perdebatan panas yang tersebut sedang banyak diperbincangkan itu, Khelif masih dianggap lolos. Bahkan petinju wanita jika Aljazair itu berhasil merebut medali emas.
Di sedang keributan tersebut, sebuah postingan X menjadi menyebar yang digunakan mengklaim bahwa Tyson bersedia bertinju dengan Khelif. Masih di laporan yang sama, hasil dari pertarungan itu akan disumbangkan untuk Battered Women’s Charity.
Dalam tulisannya itu, pemiik akun yang disebutkan (@Rob1865_) menulis: “Breaking News, Mike Tyson menyatakan ia bersedia bertinju Bertinju dengan PRIA Olimpiade dengan semua Hasil untuk disumbangkan ke Badan Amal Wanita yang digunakan Babak Belur.”
Sementara itu, perwakilan Tyson mencoba untuk meluruskan informasi salah tersebut. Dia membantah kabar apabila Iron Mike bersedia menghadapi Khelif.
“Itu sepenuhnya salah. Tuan Tyson belum berkomentar secara terbuka tentang situasi itu,” jelas perwakilan Tyson terhadap Sumber Berita Reuters disitir dari Pinkvilla, Rabu (14/8/2024).
Saat ini Tyson diketahui berada dalam mempersiapkan pertarungan melawan Jake Paul. Pertarungan itu dijadwalkan berlangsung pada 15 November pada AT&T Stadium.