Pasar Properti Tangerang Tumbuh Positif, LPKR Perluas Layanan Baru dalam Park Serpong

TANGERANG – Pada periode Januari-Juni 2024, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berhasil mencetak pra jualan sebesar Rp3,14 triliun, setara dengan 58% dari target tahun ini. Pencapaian yang dimaksud khususnya bersumber dari berlanjutnya pemasaran hasil rumah tapak dengan biaya terjangkau dari peluncuran sebelumnya.

Produk rumah tapak yang disebutkan seperti Cendana Homes, XYZ Livin, kemudian Waterfront Uptown, dan juga peluncuran baru seri Zen di tempat Park Serpong dan juga XQ Livin di tempat Lippo Cikarang Cosmopolis. ”Penjualan barang rumah tapak yang disebutkan mendominasi keseluruhan pra perdagangan pada Semester I/2024, yaitu sebesar 66%,” kata Group pimpinan LPKR John Riady di siaran persnya, Rabu (14/8/2024).

John menjelaskan, LPKR akan terus berinovasi serta memperluas penawaran hasil untuk pemilik rumah pertama. Mereka meluncurkan item perumahan baru yang terjangkau dalam Park Serpong juga Lippo Cikarang Cosmopolis.

John menambahkan pasca mencapai 58% dari target pra pelanggan di dalam Semester I/2024, perusahaan optimistis akan dapat mencapai target tahun ini. Caranya dengan mempertahankan kesempatan perdagangan di tempat paruh kedua tahun 2024.

Sementara itu dari hasil sebuah studi disebutkan, pada Mei 2024 permintaan terhadap rumah tapak di dalam Tangerang mengalami perkembangan sebesar 91,7% secara tahunan. Permintaan hunian yang tersebut disewa meningkat 86,5% dan juga permintaan hunian yang tersebut dijual bertambah 97,4% secara tahunan.

Dalam lima bulan terakhir, permintaan di tempat area Tangerang mencatatkan tren peningkatan yang tersebut cukup konsisten setiap bulannya. Tangerang juga mencatatkan perolehan 15,6% dari total enquiries untuk rumah di tempat Indonesia per Mei 2024.

Per Januari hingga Mei 2024, tercatat lima area yang mana paling diminati pencari hunian di tempat Tangerang, yakni Kelapa Dua (28,1%), Serpong (22,3%), Serpong Utara (9,2%), Pagedangan (4,9%), kemudian Cisauk (4,2%). Permintaan yang digunakan tinggi pada lima kecamatan ini disebabkan adanya beberapa pengembangan berskala kota mandiri dengan cakupan area yang luas kemudian meliputi lima kecamatan dalam atas.

Area Tangerang menegaskan posisinya sebagai salah satu kota satelit penyangga DKI Jakarta yang mana sudah ada berprogres sejak lama dibandingkan kota satelit lain, seperti Bogor dan juga Depok. Penguraian berskala besar di dalam area Tangerang, berdampak pada percepatan perkembangan nilai di area area ini. Dengan adanya prasarana yang tersebut komprehensif lalu lebih lanjut superior dibandingkan area-area lain di area Bodetabek, Tangerang terus menjadi area paling dicari warga pada mencari hunian.

Back to top button