3 Pati TNI AD Naik Pangkat Bintang 3 dalam Awal September 2024, Nomor 2 Lulusan Terbaik Akmil 1993
JAKARTA – Sejumlah Perwira Tinggi (Pati) TNI AD naik pangkat bintang 3 di tempat awal September 2024. Salah satunya lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) 1993.
Pada Selasa (3/9/2024), Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Laporan Korps kenaikan pangkat 86 Pati TNI. Kenaikan pangkat itu didasarkan pada Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1719/VIII/2024 tanggal 28 Agustus 2024.
Rinciannya, 52 Pati TNI AD, 18 Pati TNI AL, juga 16 Pati TNI AU. Khusus di area TNI AD, ada tiga nama yang dimaksud naik pangkat menjadi jenderal bintang 3 atau Letjen.
Pati TNI AD Naik Pangkat Bintang 3
1. Letjen TNI Mohamad Hasan
Letjen TNI Mohamad Hasan merupakan Pati TNI AD. Lahir di area Bandung, 13 Maret 1971, ia adalah jebolan Akademi Militer (Akmil) 1993 dari kecabangan Infanteri (Kopassus).
Hasan resmi naik pangkat menjadi Letjen setelahnya mendapat tugas baru sebagai Pangkostrad. Dia menggantikan Letjen Saleh Mustafa yang dirotasi menjadi Irjen TNI.
Hasan telah terjadi banyak menduduki berbagai jabatan penting, salah satunya Pangdam Jaya periode 2023-2024.
Selain itu, ia pernah menjadi Pangdam Iskandar Muda (2021-2023). Waktu itu, Hasan menggantikan Mayjen Achmad Marzuki.
Hasan juga pernah mengawasi Korps Baret Merah. Sebelumnya ia menjabat Wadanjen Kopassus (2019-2020) kemudian diangkat menjadi Danjen Kopassus menggantikan I Nyoman Cantiasa (2020-2021).
2. Letjen TNI Bambang Trisnohadi
Berikutnya ada Letjen TNI Bambang Trisnohadi. Dia resmi menyandang pangkat Letnan Jenderal (bintang tiga) setelahnya menduduki jabatan Pangkogabwilhan III.
Pada riwayatnya, Bambang diketahui lulusan terbaik Akmil 1993. Predikat yang disebutkan membuatnya berhak berhadapan dengan penghargaan Adhi Makayasa-Tri Sakti Wiratama.
Sebelumnya, Bambang juga menduduki beberapa kedudukan strategis seperti Ir Pusterad (2021-2022), Sahli Lingkup Security Kemhan (2022), Dirjen Strahan Kemhan (2022-2024), hingga Pangdam IX/Udayana (2024).