Pulihkan Terumbu Karang di dalam Taman Laut Pandanan, PLN IP Ciptakan Manfaat Ganda

LOMBOK – PLN Indonesia Power (PLN IP) melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Jeranjang menyelenggarakan kegiatan pemulihan kerusakan terumbu karang pada Taman Laut Pandanan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam prosesnya yang dimaksud melibatkan masyarakat, inisiatif ini juga membuahkan kegunaan ganda bagi warga setempat.

Inisiatif yang diwujudkan di bentuk inisiatif tanggung jawab sosial kemudian lingkungan (TJSL) ini awalnya didasari keprihatinan melawan kecacatan terumbu karang dalam Taman Laut Pandanan. Praktik penangkapan ikan yang salah di tempat masa lalu menciptakan kawasan terumbu karang di area taman laut yang disebutkan mengalami kecacatan hingga seluas 30 hektare.

PLN IP UBP Jeranjang kemudian bekerja sejenis dengan Tim Warga Pengawas (Pokmaswas) Pandanan mengadakan inisiatif perbaikan. Adapun kegiatan yang mana dijalankan melalui Blue Reef Revival meliputi pembuatan kebun bibit karang, transplantasi karang, penelitian kemudian pengembangan, pembuatan media transplantasi karang dan juga pemeliharaan terumbu karang. Sejalan dengan itu, PLN IP UBP Jeranjang juga melakukan penataan sektor pariwisata di tempat wilayah tersebut.

“PLN IP UBP Jeranjang mempunyai Proyek Pandanan Marine Techno Park, dari acara ini sejumlah yang tersebut telah lama kami lakukan mulai dari perbaikan ekosistem laut khususnya terumbu karang sampai manajemen operator penyedia jasa wisata,” jelas Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra.

Edwin menambahkan, untuk memberdayakan ekonomi lokal, dijalankan pula kegiatan Blue Economy Pandanan, yang mana meliputi penyediaan material serta infrastruktur penunjang wisata, penawaran paket wisata serta peningkatan kapasitas peran masyarakat. “Dalam kegiatan peningkatan kapasitas kami melakukan beragam kegiatan mulai dari memberikan sertifikasi selam untuk menunjang kegiatan operasional pariwisata bahari bawah laut kemudian kelembagaan dan juga digital marketing untuk memperluas pemasaran pada meningkatkan kunjungan wisatawan,” paparnya.

Ketua Pokmaswas Pandanan Muhammad Syukur mengungkapkan, sejauh ini pemulihan habitat terumbu karang di dalam Taman Laut Pandanan telah terjadi mencapai seluas 800 meter persegi. Terumbu karang di area wilayah itu mengalami kecacatan yang luas akibat eksploitasi karang lalu pencarian ikan dengan cara pengeboman pada pertengahan tahun 1990-an oleh penduduk sekitar.

“Kerusakan karang-karang itu, ya dapat dibilang hanya saja tinggal 20% atau 10% yang dimaksud hidup. Sehingga kami dapat dibilang memperbaiki kondisi yang dimaksud ada,” ujar Syukur. PLN IP UBP Jeranjang, kata dia, telah terjadi memberikan sejumlah pembinaan untuk memperbaiki biosfer terumbu karang tersebut.

Terkait pemberdayaan sektor ekonomi lokal, Syukur mengungkapkan bahwa PLN IP UBP Jeranjang telah lama pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan pelayanan jasa pariwisata. “Program-programnya sudah ada cukup komplit, mulai dari pembekalan, pengembangan SDM-nya, peralatannya dan juga sarana juga sudah ada komplit,” paparnya.

Syukur mengakui dampak positif dari pembinaan yang dimaksud bagi madsyarakat pada sekitar Taman Laut Pandanan. Di sisi lingkungan, ekosistem bawah air taman laut sudah ada mengalami perbaikan yang dimaksud memproduksi biota laut semakin beragam. Hal ini, kata dia, menarik para wisatawan baik lokal maupun internasional.

Kedatangan para wisatawan yang dimaksud menurutnya sukses meningkatkan perekonomian juga menciptakan lapangan kerja baru. Mereka menyediakan beragam jasa wisata, semisal snorkeling, menyelam ataupun memancing. “Banyak juga yang datang ke di tempat ini mengawasi pertumbuhan karang dan juga penyu, bule maupun lokal,” ungkap Syukur.

Back to top button