ISFDC Dorong Desain Furnitur Ramah Lingkungan yang dimaksud Diterima Pasar Eropa
JAKARTA – Indonesian Sustainable Furniture Design Competition (ISFDC) 2024 memberikan apresiasi untuk desainer furniture dengan ide serta gagasan keberlanjutan. ISFDC diselenggarakan untuk menyokong peningkatan kapasitas desainer furnitur Indonesia pada menciptakan desain furnitur ramah lingkungan yang digunakan diterima lingkungan ekonomi Eropa.
Head of Asian Offices Tikamoon Julien Malaisé mengungkapkan ISFDC 2024 telah dilakukan menjadi kesuksesan besar serta mendapat sambutan yang dimaksud sangat baik dari komunitas furnitur.
“Kompetisi ini bertujuan untuk mengiklankan desain yang dimaksud ramah lingkungan di dalam Indonesia juga menyoroti bakat-bakat luar biasa yang ada di area sektor ini. Kami yakin bahwa karya-karya para partisipan akan memberikan dampak positif pada masa depan desain furnitur di dalam Tanah Air,” ujar dia, baru-baru ini.
Baca Juga: IMAA 2024 Siap Digelar, Hadirkan 15 Kategori Bergengsi
Sementara, Technical Director FSC Indonesia Hartono Prabowo kompetisi ISFDC diinisiasi sebagai bagian dari perayaan FSC 10 tahun di dalam Indonesia.
“Visi kami agar ISFDC ini dapat mengalami perkembangan sebagai wadah bagi desainer furniture Indonesia mewujudkan ide serta gagasannya mengenai keberlanjutan pada desain furniture yang tersebut dapat membantu bidang mebel Indonesia bersaing di dalam lingkungan ekonomi nasional serta internasional,” kata dia.
Managing Director Hafele Indonesia David Lorenzo mengapresiasi para desainer yang digunakan sudah berpartisipasi di ISFDC 2024. Sinergi antara desainer, produsen, juga pemasok sangat penting untuk mewujudkan masa depan lapangan usaha furnitur yang tersebut berkelanjutan.
Baca Juga: Dedikasi dr. Ayu Widyaningrum Dibalas Penghargaan, Bukti Pengakuan pada Planet Kecantikan
Kompetisi ini sudah pernah berhasil menarik minat para desainer dari berbagai latar belakang untuk menciptakan karya-karya inovatif yang mana tak belaka estetis, tetapi juga ramah lingkungan.
“Desain yang mana menempati kedudukan pemenang 1, 2, dan juga 3 dijadikan prototype oleh Tikamoon, bekerjasama dengan Perkotaan Jati Furindo kemudian Ribka Furniture yang merupakan produsen furniture pemegang sertifikasi FSC,” kata dia.