Ulang Tahun, Pangeran Harry dapat Hadiah dari Mendiang Ratu Elizabeth Uang Tunai Rp146 Miliar
JAKARTA – Pangeran Harry mendapat kado spesial dari orang terkasih pada momen ulang tahunnya ke-40, termasuk dari mendiang Ratu Elizabeth . Kok bisa?
Ya, Ratu Elizabeth memberi hadiah uang miliaran rupiah kemudian jumlahnya tambahan besar dari yang dimaksud diterima Pangeran William pada waktu beliau berusia 40 tahun pada dua tahun lalu.
Uang miliaran rupiah yang tersebut diterima Pangeran Harry ini bersumber dari dana perwalian yang menguntungkan oleh sebab itu sang Pangeran telah lama mencapai usia yang mana ditentukan, di tempat mana rejeki nomplok itu dari dana yang digunakan didirikan oleh mendiang Ibu Suri ketika berusia 10 tahun.
Nenek buyut Harry dikatakan sudah menyetor sekira 19 jt Poundsterling atau sekira Rp385 miliar pada sebuah dana pada 1994 untuk meninggalkan beberapa uang sekaligus bebas pajak bagi cicitnya. Dari jumlah keseluruhan itu, Harry akan menerima warisan sekira 7 jt Poundsterling atau Rp146 miliar.
Diketahui, Ibu Suri, yang berusia 94 tahun pada waktu itu, membagikan uang yang disebutkan untuk kerabatnya yang digunakan lebih besar muda dengan pemberian pertama pada ulang tahun ke-21 cicit-cicitnya lalu yang tersebut kedua ketika mereka mencapai usia 40 tahun.
Mereka yang dimaksud juga diyakini telah lama diuntungkan dari uang tunai tersebut, termasuk saudara laki-laki Harry Pangeran William, dan juga sepupu Putri Beatrice serta Eugenie, Peter Phillips serta Zara Tindall.
Rincian dana perwalian yang disebutkan belum dijelaskan dengan jelas, tetapi yang menarik, sumber yang dekat dengan Istana mengungkapkan mereka itu berasumsi Harry akan mendapatkan bagian yang dimaksud lebih besar besar dari dana perwalian yang disebutkan daripada William.
Dikatakan bahwa Ibu Suri mewariskan bagian uang tunai yang mana lebih tinggi besar untuk Harry dibandingkan dengan William sebab ia adalah anak kedua.
Sebagai pewaris takhta, diketahui bahwa William suatu hari akan mewarisi tanah milik Duchy of Cornwall dan juga aset-asetnya. Hal ini akhirnya terjadi dua tahun lalu pasca kematian mendiang Ratu, ketika William menjadi pewaris takhta juga Pangeran Wales.