Dari Pontianak ke Sambas: Menaklukkan Tantangan Borneo dengan Yamaha Nmax Turbo

KALIMANTAN BARAT – Perjalanan berjauhan melintasi Kalimantan, dari Pontianak-Singkawang-Sambas-Singkawang-Pontianak sepanjang lebih besar dari 500 kilometer menjadi saksi bisu ketangguhan serta performa Yamaha Nmax Turbo baru.

SINDONews berkendara melalui medan yang cukup menantang, seperti tikungan tajam, jalan berbatu lalu pasir, hingga tanjakan.

Sensasi “Turbo” Bukan Sekadar Gimmick

Dari Pontianak ke Sambas: Menaklukkan Tantangan Borneo dengan Yamaha Nmax Turbo

Bukan turbocharger seperti pada mobil, “Turbo” pada NMAX Turbo merujuk pada teknologi Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT).

Teknologi ini menggantikan peran roller konvensional pada CVT dengan modul motor listrik penggerak, memberikan akselerasi tambahan cepat serta responsif.

Mulanya, SINDONews cukup skeptis dengan layanan “turbo” ini: hanya sekali sebatas gimmick. Dan memang benar perlu menempuh perjalanan panjang beratus-ratus kilometer sampai akhirnya SINDONews benar-benar yakin bahwa fasilitas YECVT tidak sekadar gimmick. Tapi, benar-benar berguna. Terutama, ketika touring atau menempuh perjalanan jarak jauh.

Dari pengalaman SINDONews, ada beberapa keunggulan YECTV dibandingkan CVT konvensional:

Dari Pontianak ke Sambas: Menaklukkan Tantangan Borneo dengan Yamaha Nmax Turbo

1. Akselerasi Lebih Cepat: Modul motor listrik memungkinkan pengendara untuk “memaksa” putaran puli utama lebih banyak cepat, menghasilkan kembali akselerasi yang digunakan lebih besar responsif.

Ini terasa sekali di perjalanan Bengkayang menuju ke Singkawang, ketika jalanan relatif lenggang lalu SINDONews memacu kecepatan 70-90 km/jam.

Akselerasi ini berguna ketika tuas gas diputar untuk mendahului kendaraan atau menyeberangi tanjakan. YECTV menahan torsi tetap saja tinggi, sehingga akselerasi jadi lebih besar responsif.

2. Bebas Perawatan Roller: Roller pada CVT konvensional dapat aus lalu perlu diganti secara berkala. YECVT menghilangkan keinginan akan roller, sehingga mengempiskan biaya perawatan.
Ini sebenarnya sedikit kontras dengan ucapan YECVT yang cukup keras kemudian “ngoyo” ketika gas dibejek maksimal. Tentu saja, semata-mata waktu yang tersebut mampu menjawab daya tahan YECVT ini.

3. Memberikan Perhatian Berkemudi Manual: YECVT memberi sensasi berkendara ala motor manual. Karena kita harus memainkan tombol “Y-Shift” untuk mengatur tiga tingkat level (Low, Medium, High). Memang ini butuh waktu untuk terbiasa. Sebab jikalau tidak ada tepat, maka dampaknya juga sangat minim.

Tapi, setelahnya sudah ada terbiasa, sangat seru sekali memainkan torsi-akselerasi atau “tenaga tambahan” di dalam Nmax Turbo ini lewat Y-Shift. Ada sensasi “manual” dalamnya. Di perjalanan Singkawang menuju Pontianak, SINDONews terlibat memainkan Y-Shift untuk mendapatkan tenaga ekstra pada waktu mendahului.

Hanya perlu memutar tuas gas, kemudian tekan Y-Shift ke level Low. Rasakan RPM lalu kecepatan yang semakin tinggi, lalu tekan lagi Y-Shift ke level Medium kemudian High.

Back to top button