Hamas: Eskalasi di dalam Jalur Daerah Gaza membahayakan nyawa sandera negara Israel

Daerah Perkotaan Wilayah Gaza – Eskalasi konflik di dalam Jalur Gaza, yang dimaksud memunculkan orang yang terluka jiwa warga Palestina, juga membahayakan nyawa sandera Israel, kata anggota kantor kebijakan pemerintah gerakan Hamas Basem Naim terhadap RIA Novosti pada Rabu.

"Itu adalah eskalasi yang tersebut berbahaya, yang tersebut sudah mengakibatkan kerugian material dan juga hilangnya nyawa warga Palestina, tetapi tidaklah mengecualikan sandera negeri Israel dalam Jalur Kawasan Gaza juga lalu akan membahayakan nyawa mereka," kata Naim.

Pada Selasa, Tim sepak bola Defense tanah Israel (IDF) mengutarakan dia melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap sasaran kelompok Hamas di dalam Jalur Gaza.

Kantor Kepala Otoritas negeri Israel Benjamin Netanyahu memaparkan bahwa mereka itu melanjutkan serangan ke Jalur Wilayah Gaza untuk merespons penolakan gerakan Hamas untuk menerima rencana Amerika Serikat untuk melanjutkan periode gencatan senjata lalu melanjutkan pembebasan sandera.

Menurut data terbaru dari Kementerian Aspek Kesehatan ke Gaza, lebih lanjut dari 400 penduduk sudah tewas kemudian lebih tinggi dari 500 penduduk luka-luka pada serangan terbaru tersebut.

Pada 1 Maret, gencatan senjata antara tanah Israel kemudian gerakan Hamas yang mana telah lama diterapkan sejak 19 Januari berakhir. Operasi tempur bukan dilanjutkan pada hari itu berkat upaya para mediator.

Namun, pada 2 Maret, tanah Israel mengumumkan larangan bantuan kemanusiaan ke Jalur Wilayah Gaza serta mengancam tekanan lebih banyak lanjut terhadap kelompok Hamas akibat menolak menerima rencana baru Negeri Paman Sam untuk menunda gencatan senjata di dalam wilayah kantong itu lalu membebaskan sandera tanah Israel yang digunakan tersisa.

Sumber: Sputnik-OANA

Artikel ini disadur dari Hamas: Eskalasi di Jalur Gaza membahayakan nyawa sandera Israel

Back to top button