Sandy Walsh Ingin Jadi Legenda dengan Bawa Timnas Indonesia ke Piala Planet 2026

Sandy Walsh menegaskan seluruh pemain Timnas Indonesia ketika ini memiliki ambisi yang mana sama, yaitu menyebabkan Skuad Garuda beraksi di area Piala Planet 2026. Pemain keturunan ini menyatakan kalau dia ingin menjadi legenda yang digunakan dikenang dengan manis menghadapi sejarah-sejarah yang berhasil diukir.

Skuad Garuda memulai dua laga awal Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Bumi 2026 Zona Asia dengan cukup manis. Timnas Indonesia sukses meraup dua poin dengan menahan imbang dua kelompok kuat Asia, yakni Arab Saudi (1-1) serta Australia (0-0).

Meski begitu, perjalanan Timnas Indonesia masih sangat panjang dan juga berat untuk sanggup menyegel tiket Piala Bumi 2026. Untuk dapat lolos otomatis, Skuad Garuda harus mampu finis dua teratas pada klasemen akhir Grup C. Sementara, pesaing Timnas Indonesia di area grup itu cukup berat lantaran tergabung bersatu Jepang, Arab Saudi, Australia, Bahrain, juga China.

Namun, Sandy Walsh mengungkapkan bahwa semua pemain Timnas Indonesia memiliki ambisi besar untuk menyebabkan negaranya mentas pada Piala Dunia. Walaupun beliau sadar perjalanan masih sangat panjang juga berat. Tapi, hal itu tak menyurutkan semangat Sandy Walsh untuk mampu menghadirkan Timnas Indonesia cetak sejarah.

“Kami memiliki ambisi yang digunakan sejenis dan juga itu akan mengakibatkan kita ke perjalanan menuju Piala Dunia. Kami ingin menjadi legenda, kami ingin menjadi pembuat sejarah. Kami telah lama melakukan beberapa langkah, tapi ini belum selesai. Kami ingin mencapai lebih besar berbagai lagi,” kata Sandy Walsh, mengutip dari kanal Youtube Mills Sport, Kamis (19/9/2024).

Selain itu, Sandy Walsh juga menyimpan target menghadirkan Timnas Indonesia menembus peringkat 100 dunia. Dia pun cukup yakin suatu ketika Skuad Garuda dapat berada disana lantaran kenyataannya sejauh ini peringkat Timnas Indonesia terus alami peningkatan.


“Kami ingin masuk 100 besar, lalu kita sedang menuju kesana ya. Saya sempat lihat kita ada di tempat peringkat 128, itu tidaklah buruk. Saya datang ketika peringkat kita ada pada 147. Jadi ini adalah langkah besar, dan juga ya, masih ada beberapa pertandingan ke depan,” tutur pemain KV Mechelen itu.

Sekadar diketahui, jikalau pada akhirnya Timnas Indonesia tidaklah dapat menyegel tiket otomatis, tidak berarti pintu ke Piala Bumi 2026 telah tertutup. Harapan itu masih ada apabila nantinya Skuad Garuda duduk di dalam sikap tiga atau empat pada klasemen akhir Grup C.

Pasalnya, regu yang dimaksud finis pada kedudukan tiga kemudian empat masih akan berjuang lewat sesi keempat Kualifikasi Piala Global 2026 Zona Asia. Finis pada dua peringkat yang disebutkan sanggup dibilang menjadi target yang digunakan cukup realistis bagi Timnas Indonesia untuk tetap saja menjaga asa ke Piala Planet 2026.

Back to top button