Terpopuler, Serangan Yaman ke negeri Israel hingga Terminal khusus Haji-Umrah
Ibukota – Sejumlah berita terpopuler Hari Senin pagi yang menyita perhatian untuk disimak mulai dari serangan rudal Houthi Yaman hantam bandara utama negara Israel sampai Presiden resmikan terminal khusus haji lalu umrah. Berikut rangkuman beritanya:
1. Rudal Houthi Yaman hantam bandara utama Israel, penerbangan lumpuh
Kelompok Houthi Yaman, Ansar Allah, menyatakan bertanggung jawab melawan serangan rudal terhadap Bandara Internasional Ben Gurion di dekat Tel Aviv, Israel, Minggu. Baca selengkapnya berita terkait rudal Houthi hantam bandara tanah Israel di sini.
2. Pangeran Harry ingin memulihkan hubungan dengan keluarganya
Pangeran Harry mengemukakan keinginan untuk memulihkan hubungan dengan keluarganya setelahnya kalah di gugatan hukum berkenaan dengan keamanan pribadinya sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris. Baca selengkapnya berita berita Pangeran Harry ingin pulihkan hubungan dengan keluarganya di dalam sini.
3. Kemkomdigi bekukan sementara izin Worldcoin kemudian WorldID
Kementerian Komunikasi juga Digital (Kemkomdigi) membekukan sementara tanda daftar pelopor sistem elektronik Worldcoin kemudian WorldID menyusul laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan berkenaan dengan layanan digital tersebut. Baca selengkapnya pada sini.
4. Presiden usul bentuk Kampung Indonesia dekat Masjidil Haram ke MBS
Presiden Prabowo Subianto mengusulkan pembentukan perkampungan jemaah Indonesi dekat Masjidil Haram, Mekkah, untuk Putra Mahkota sekaligus Awal Menteri Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS). Baca selengkapnya dalam sini.
5. Presiden resmikan Terminal Khusus Haji serta Umrah pada Bandara Soetta
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terminal Khusus Haji serta Umrah di Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Minggu. Baca selengkapnya berita terkait terminal khusus haji kemudian umrah dalam sini.
Artikel ini disadur dari Terpopuler, Serangan Yaman ke Israel hingga Terminal khusus Haji-Umrah