Maarten Paes Bela Timnas Indonesia, Dunia Pers Korea Selatan: STY Berusaha Cetak Sejarah

Dunia Pers Korea Selatan terus memantau perkembangan sepak bola dalam Indonesia, khususnya tentang Timnas Indonesia . Terbaru, mereka turut mengomentari kedatangan Maarten Paes .

Dalam laporannya menyatakan bahwa bergabungnya Maarten Paes di dalam Timnas Indonesia menghasilkan skuad Shin Tae-yong semakin kuat. Ditambahkan, Shin Tae-yong akan berupaya keras menyebabkan Timnas Indonesia untuk kali pertama mentas pada Piala Dunia.

“Shin Tae-yong, yang dimaksud berjuang menyebabkan Indonesia ke Piala Planet untuk pertama kalinya pada sejarah, menjadi lebih lanjut kuat,” tulis Sports Chosun, Selasa (20/8/2024).

PSSI diketahui menghasilkan kabar mengejutkan dengan mengumumkan Maarten Paes bisa jadi membela Timnas Indonesia. Kiper FC Dallas itu melintasi proses yang dimaksud mampu dibilang cukup lama untuk sah membela Skuad Garuda.

Maarten sejatinya sudah ada berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) sejak April 2024 lalu. Akan tetapi, pemain berusia 26 tahun itu belum bisa jadi membela Skuad Garuda sebab terkendala hambatan perpindahan federasi.

Maarten Paes bahkan harus melakukan proses persidangan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait perpindahan federasinya dari KNVB ke PSSI. Sampai akhirnya, hasil sidang banding dalam CAS berbuah manis juga FIFA sudah menyetujui perpindahan federasinya.

Timnas Indonesia sendiri belum pernah tampil di area event Piala Dunia. Namun demikian, Indonesia pernah terhitung sekali tampil di dalam event yang dimaksud ketika masih menggunakan nama Hindia Belanda.

Tentunya, ini merupakan kesempatan emas bagi Timnas Indonesia untuk tampil dalam Piala Dunia. Saat ini, Timnas Indonesia sudah ada berhasil menembus putaran ketiga Kualifikasi Piala Planet 2026 Zona Asia.

Maarten Paes juga kolega akan tergabung sama-sama Arab Saudi, Australia, Bahrain, China, serta Negeri Sakura di area Grup C. Pada laga pertama, Timnas Indonesia akan bersua Arab Saudi di area King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi pada 5 September 2024 mendatang.

Back to top button